Selasa, 03 Agustus 2021

Masa Depan Cerah Lewat Jalur Olahraga





Berita online hari ini banyak membahas hadiah-hadiah yang didapatkan oleh pasangan ganda putri Indonesia Greysia Polii dan Apriyani Rahayu yang meraih medali emas pada cabang olahraga bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020 kemarin 2 Agustus 2021 (dikarenakan pandemik, diselenggarakan pada tahun 2021)

Setelah membaca hadiah-hadiah yang didapatkan oleh pasangan ganda puti bulu tangkis ini, saya jadi teringat lagi soal tulisan tentang Kuliah Gratis Lewat Jalur Prestasi Olahraga

Luar biasa banyaknya dan memang mereka layak mendapatkan setelah latihan yang keras dan disiplin. 
Prestasi Greysia Polii dan Apriyani Rahayu di Olimpiade ini membuktikan lagi bahwa lewat olahraga bisa memperbaiki nasib dan masa depan setiap orang yang mau kerja keras dan disiplin.

Semoga dengan kemenangan mereka berdua kembali menginspirasi banyak orangtua khususnya keluarga yang kurang mampu untuk melirik olah raga sebagai salah satu pilihan untuk mempersiapkan masa depan anak-anaknya. Masukkan saja anak-anak ke klub olahraga yang diminati anak dan benar-benar fokus di situ. Di kota-kota besar, banyak pilihan klub olahraga dengan uang bulanan yang beda-beda. Silahkan pilih sesuai kemampuan. 
Untuk daerah-daerah kecil bisa dimulai dengan mengikuti lomba antar sekolah atau antar kampung.

Untuk sekolah masukkan saja ke sekolah negri karena gratis sampai SMA. Di samping sekolah negri gratis, sekolah ini juga sangat mendukung siswa-siswi untuk berprestasi di luar akademik termasuk olahraga dengan gampang memberikan ijin setiap ada lomba. Untuk sekolah swasta, ijin seperti ini tidak mudah didapatkan.

Keuntungan masuk klub ini ada banyak kesempatan untuk ikut lomba yang secara berkala diadakan dari skala kecil sampai skala besar (Nasional). Dan panitia lomba pasti menginformasikan ke setiap klub. Sehingga dengan masuk klub, kita gampang mendapatkan informasi lomba ini. Dan biasanya setelah lomba, peserta akan mendapat sertifikat. Sertifikat ini disimpan karena bermanfaat juga kalau mau daftar sekolah negri dengan jalur prestasi. Sertifikat ini juga bermanfaat kalau ada seleksi pembinaan atlit oleh Pemda, atau Pemerintah Pusat biasanya salah satu syaratnya menunjukkan sertifikat-sertikat lomba yang pernah diikuti.

Dan semoga tulisan ini juga bisa menginspirasi pembaca blog ini:)

Rabu, 28 Juli 2021

KEKUATIRAN/KECEMASAN AKAN UANG







Di masa pandemik Covid-19 ini banyak orang mengalami kecemasan finansial akibat kehilangan pekerjaan (di PHK atau dirumahkan) sehingga kehilangan penghasilan rutin, sementara itu pengeluaran jalan terus.

Arti kata cemas menurut KBBI adalah tidak tenteram hati (karena khawatir, takut); gelisah.

Jadi kecemasan akan uang adalah ketika kita merasa kuatir, takut, stres dan gelisah terhadap uang. Apakah itu soal tagihan biaya rumah sakit yang tidak bisa dibayar, mobil yang harus diperbaiki, dll.

Kenapa kita cemas terhadap uang? Biasanya terjadi karena:

1. Kebiasaan belanja tidak terkontrol
Biasanya kita bergumul soal uang diakibatkan kebiasaan belanja yang tidak terkontrol. Kebiasaan belanja ini bisa dikontrol dengan menentukan : apa yang harus dibeli, kapan beli dan di mana beli

2. Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapkan terjadi
Untuk pengeluaran yang tidak terduga tidak bisa kita kontrol tapi bisa kita antisipasi dengan menyiapkan dana darurat. 

3. Penghasilan Kurang
Kecemasan soal uang bisa juga terjadi karena penghasilan kita kecil. Kita sudah kerja keras, sudah berhemat tapi tetap cemas soal uang. Kalau mau meningkatkan penghasilan, perlu dievaluasi apakah    perlu menambah penghasilan dengan mencari pekerjaan baru atau bisnis sampingan.

4. Tidak bisa membedakan Kebutuhan vs Keinginan
Jika kita masih bingung soal kebutuhan dan keinginan maka kita perlu memilah-milah mana kebutuhan dan mana keinginan. Kita butuh makanan, pakaian, tempat tinggal,dan kebutuhan pokok lainnya. Satu sisi kita ingin pakaian mewah, liburan mahal, kopi mahal.

Untuk mengatasi hal-hal tesebut, berikut yang bisa dilakukan diantaranya:
1. Buatlah perencanaan pengeluaran (budgeting)
2. Lunasi hutang
3. Mulai menabung terutama untuk dana darurat 


Ada 2 hal penting yang bisa melepaskan kita dari kecemasan terhadap uang yaitu:

1. Bersyukur.

Orang yang bersyukur adalah orang bahagia. Belum pernah melihat orang yang selalu bersyukur tapi tidak bahagia. Ketika kita bersyukur akan apa yang kita miliki, maka akan berkurang rasa kuatir dan resah terhadap apa yang tidak kita miliki.
Saat muncul rasa cemas/kuatir, tuliskan atau ucapkan hal-hal yang disyukuri. Ini memampukan kita menyadari bahwa apa yang diberikan Tuhan benar-benar suatu anugrah.

2. Murah Hati

Orang yang murah hati berarti senang memberi, orang yang memegang hartanya dengan tangan terbuka dan berharap itu bisa memberkati orang lain. Tetapi jika kita menggemgam harta kita dengan tangan tertutup, kita akan kehilangan sikap murah hati
Murah hati bukan berarti memiliki harta yang banyak. Tidak perlu menunggu sampai kaya, mendapat warisan, atau memperoleh gaji besar baru memberi. Prinsipnya apa yang kita punya banyak atau sedikit, kita berbagi. 
Murah hati atau memberi ini juga bukan bicara soal uang saja tapi juga bisa memberi waktu, talenta, pujian, ilmu, skill dan lain-lain.

Sikap bersyukur dan murah hati ini memiliki mindset " Saya bersyukur terhadap apa yang saya miliki, dan dengan apa yang saya miliki ini dapat menjadi berkat buat orang lain"

Ke 2 sikap ini kalau sudah dipraktekkan dapat mengurangi bahkan menghilangkan rasa cemas atau kuatir terhadap uang





Jumat, 23 Juli 2021

PRINSIP-PRINSIP DASAR DARI KEBEBASAN FINANSIAL (FINANCIAL FREEDOM)

Ada 3 prinsip dasar dari Financial Freedom menurut Alkitab yaitu:

1. Memberi (Giving)

    - Memberikan kepada Tuhan dengan cara memberikan perpuluhan atau persembahan 

    - Memberikan kepada orang miskin 

    - Memberikan kepada teman seiman

Memberi harus dimulai dengan memberikan kepada Tuhan berupa perpuluhan atau persembahan. Perpuluhan diberikan 10% dari total penghasilan kita tiap bulan. 

Memberi dapat meningkatkan rasa cinta kita kepada Tuhan karena dimana hartamu berada disitulah hatimu berada. 


2. Menerima (Receiving)

    Sumber penerimaan/penghasilan kita bisa dari hasil pekerjaan atau usaha kita sendiri. Bisa juga dari hasil jawaban doa kita akan kebutuhan hidup yang diberikan Tuhan dengan cara ajaib. 


3. Mengelola (Managing)

Dengan cara:

    - Membangun sales resistance (dapat menahan diri terhadap godaan untuk belanja)

    - Investasi (mencari harga terbaik)

    - Membayar kewajiban atau hutang tepat waktu


Kita harus selalu ingat bahwa kita ini pengelola bukan pemilik dari rejeki yang dipercayakan Tuhan kepada kita yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan setiap rupiah dan waktu yang kita habiskan.

Setiap keputusan keuangan yang dibuat harus selaras dengan prinsip Firman Tuhan. Harus berani menolak tawaran-tawan yang menjerat seperti tawaran kredit dengan bunga tinggi, rentenir, dll.

Jika kita sudah bijak mengelola uang dengan jumlah yang kecil maka akan diberikan jumlah yang lebih besar lagi untuk dikelola.

Jumat, 08 Februari 2019

KULIAH GRATIS LEWAT JALUR PRESTASI OLAHRAGA


Tulisan ini saya buat persis setelah selesai mempersiapkan semua dokumen-dokumen yang dibutuhkan dalam rangka mendaftar anak-anak saya untuk seleksi Pembinaan Olahraga Prestasi Berkelanjutan (POPB) U-15. POPB U-15 Tahun ini adalah Program Pembinaan Atlet Berbakat DKI Jakarta yang berusia di bawah 15 tahun yang bersifat desentralisasi latihan melalui pendekatan Sports Science berbasis karakter tumbuh kembang usia Atlet.

Syarat-syarat nya tidak terlalu ribet tapi sempat juga tidak tertarik karena prestasi anak-anak saya tidak terlalu hebat dibanding teman-teman di klub nya. Makanya waktu seleksi gelombang 1 saya tidak daftarkan mereka. Namun ternyata setelah proses seleksi selesai dan calon-calon atlet yang lolos sudah diumumkan, minggu depannya keluar lagi pengumuman seleksi gelombang ke 2. Mulai tertarik tapi malas untuk menyiapkan semua dokumen yang diperlukan. Alhasil setelah ngobrol dengan teman, ditambah dapat info dari orangtua yang lain bahwa anak yang jago renang belum tentu lolos kalau hasil test fisik tidak sesuai dengan yang disyaratkan. Ahh saya jadi tambah semangat untuk mencoba, lolos tidaknya tidak apa-apa yang penting sudah mencoba😊

Selama proses pengumpulan dokumen-dokumen, tiba-tiba terpikir lagi hal yang saya pikirkan saat pelaksanaan Asian Games 2018 lalu dimana Indonesia sebagai tuan rumah dan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang. 
Saat berlangsung, ada cerita menarik dan sangat inspiratif tentang 2 atlet sepak takraw putri yang mantan pemulung. Ke 2 atlit putri ini adalah kembar namannya Lena-Leni. Lewat sepak takraw mereka bisa bersekolah gratis, dapat beasiswa. Orangtua mereka tidak mampu membiayai mereka sekolah.

Dari kisah mereka ini, terpikir bahwa ada banyak peluang untuk mendaptkan Pendidikan gratis sampai ke perguruan tinggi salah satunya lewat prestasi olahraga.
Sambil mengumpulkan berkas-berkas, dan sambal mengikuti diskusi di WAG soal cara mendapatkan beasiswa bagi anak yang berprestasi di olahraga kembali muncul hayalan andai semua orangtua di luar sana khususnya yang merasa tidak mampu secara ekonomi menyekolahkan anak-anaknya sampai ke Perguruan Tinggi mau memasukkan anak-anaknya sejak dini untuk bergabung ke salah satu klub cabor yang disenangi anak-anaknya.

Sebagai informasi tambahan, ada beberapa cabor yang diseleksi berdasarkan batas usia yaitu:

Angkat Besi (9-14), Atletik (10-15), Bola Basket (10-14), Bola Voli Indoor (10 -14), Bola Voli Pasir (10-14), Judo (10-14), Panahan (12-14), Pencak Silat (12-14), Renang Indah (8-13), Renang (8-12), Sepakbola (12-14), Sepak Takraw (12-14), Tenis Meja (8-12), Dayung (12-14), Gulat (10-14), Senam (Ritmik, Artistik & Aerobik) (6-10), Wushu (10-14), Squash (10-14), Taekwondo (12-14), Anggar (12-14), Tennis (12-14), Tinju (12-14), Panjat Tebing (12-14), Skateboarding (12-14), Loncat Indah (8-13), Balap Sepeda (12-14), Ski Air (10-14)




Kamis, 20 Desember 2018

Liburan Hemat Ala Keluarga Kami


Bagi keluarga kami, liburan itu suatu kebutuhan yang harus dialokasikan dananya. Liburan tidak harus mewah dan menguras dana besar. Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghemat biaya tapi tetap asyik seperti dalam pemilihan hotel, transportasi dan lain-lain.
Berikut hal-hal yang saya lakukan ketika mengatur dana saat liburan:

1.       Pemilihan Hotel

Biasanya hotel yang saya pilih adalah hotel yang masih baru jadi walau bintang 3 ke bawah pasti kamar tidur, kamar mandi masih terawat dan bersih. Dan yang paling penting adalah baca review orang-orang yang sudah pernah menginap di sana. Supaya efektif dalam menentukan hotel ini,  saya fokus baca  rating 8 ke atas. Untuk liburan dalam negeri, ada 2  situs yang sering saya buka untuk mencari hotel yaitu  traveloka dan pegi-pegi (kalau dulu Agoda). Tidur bisa nyaman dengan harga yang nyaman pula di kantongJ
Tapi kadang kalau ada hotel yang hits di kota yang dituju biasanya kami menginap 1 malam  supaya tidak penasaran aja hehhehe. Misalnya Hotel Marina Bay Sand di Singapur, karena penasaran dengan kolam renang nya dan bangunannya yang sering jadi spot orang-orang berfoto dan kebetulan juga karena bawa orangtua supaya mereka juga bisa menikmatinya. Begitu juga waktu di Hongkong menginap 1 malam di Hotel Disney , di Macau hotel Venetian
Nah biasanya 1 hari itu benar-benar di hotel aja menikmati fasilitas-fasilitasnya ceritanya tidak mau rugi hehhehe.
Selebihnya kami menginap di hotel yang murah tapi bersih dan nyaman karena hanya untuk menginap saja dimana seharian jalan-jalan menikmati tempat-tempat wisata.

2.       Pemilihan Transportasi

Untuk menghemat biaya, biasanya saya cek kota apa yang dekat dengan kota tujuan yang layak juga dikunjungi. Misalnya waktu mau ke Bangkok dan Vietnam. Saya sudah lama ingin sekali travelling ke 2 negara ini. Setelah saya browsing, 2 negara ini berdekatan dan kalau beli tiket Jakarta-Vietnam dan atau Jakarta-Bangkok jatuhnya lebih mahal. Akhirnya kami putuskan  liburan di 2 negara ini sekaligus. Setelah cek harga tiket yang lebih murah akhirnya kami putuskan ke Bangkok dulu 4 hari setelah itu  dari Bangkok ke Ho Chi Minh 4 hari. Setelah itu pulangnya dari Ho Chi Minh langsung ke Jakarta. Sempat berencana Ke Kamboja juga karena ada bus dari Ho Chi Minh ke Kamboja tapi karena tiket pulang sudah dibeli dan waktunya terlalu mepet diputskan tidak ke Kamboja. Ada rencana sih mau ke Vietnam lagi karena belum sempat ke Ha Long Bay sekaligus mau ke Kamboja.

Pengalaman lainnya waktu mau pulang kampung liburan natal dan tahun baru. Tentu saja harga tiket pesawat mahal banget dikali 4 orang pula tapi ingin libur natal dan tahun baru di kampung bersama orangtua, akhirnya mikir keras untuk menyiasati tiket yang mahal ini. Mulailah simulasi tiket mana yang paling murah hehhehe. Ketemulah formula yang bagus hehehhe.. Setelah membandingkan tiket dari Jakarta langsung ke kampung dengan tiket dari Jakarta ke kota lain dulu, ternyata biayanya sama. Berhubung tidak ada yang harus diburu-buru akhirnya kami putuskan mampir ke kota lain dulu menginap 2 malam sekalian menjelajahi kota tersebut yang kebetulan salah satu kota yang masuk dalam daftar yang ingin dikunjungi. Setelah itu dari sana baru ke kampung.  Begitu juga pulangnya ambil tiket ke kota lain lagi 1 malam baru dari sana langsung ke Jakarta. Yess biayanya sama aja tapi keuntungannya kami sudah menjelajahi 2 kota lain. Pilihan ini cocok kalau waktu liburan tidak mepet dan tidak buru-buru.

Pengalaman lainnya adalah waktu liburan lebaran mau ke Jatim Park di Batu Malang. Rencana awal mau naik pesawat tapi setelah dicek harga tiket mahal banget 2x lipat dari harga hari biasa, Tiket kereta api juga mahal banget dan semua habis. Akhirnya kepikiran untuk melakukan road trip keliling (sebagian) Jawa yang tujuan utamanya mau ke Jatim Park di Batu Malang. Ini pertama kali road trip lumayan jauh. Dari Batu Malang (setelah puas ke Jatim Park 1,2,3 dan BNS) lanjut ke Malang wisata kuliner lamjut ke Surabaya 2 malam dan Madura lalu pulangnya mampir ke  Semarang 1 malam, besok nya ke Jakarta.

Road trip itu asyik dan seru selain bisa menikmati budaya dan kuliner di berbagai kota, jadi lebih paham juga soal geografi.  Rencana berikutnya road trip ke Sumatera😊

Intinya liburan itu harus disesuaikan dengan budget kita supaya habis liburan tidak menderita karena kantong ludes hehhehe…

Selasa, 18 Desember 2018

Pentingnya DANA PENDIDIKAN ANAK Disiapkan.


Image result for dana pendidikan


Ceritanya 2 tahun belakangan ini kondisi bisnis lagi lesu, yesss benar-benar lesu. Otomatis menggangu keuangan keluarga. Bersyukur ada dana darurat (soal dana darurat akan dibahas terpisah ya…).
Awal tahun memang bisnis sudah mulai membaik, kerjaan mulai banyak tapi cashflow belum membaik pastinya. Kebetulan tahun ini anak mau masuk SMP dan harus bayar uang pangkal yang lumayan lah.
Bersyukur banget sejak anak-anak bayi, saya sudah beli reksadana khusus untuk dana Pendidikan mereka sampai kuliah. Satu anak, satu reksadana dan beli secara berkala tiap bulan yang langsung di debet dari rekening tiap awal bulan.
Sempat galau juga antara dicairkan atau tidak secara IHSG lagi drop banget harganya bebrapa bulan belakangan. Tapi mau tidak mau harus dijual karena uang masuk SMP sudah harus dibayar
Dijual Sebagian saja sesuai dana yang dibutuhkan untuk masuk SMP.
Saat situasi terpaksa harus jual begini lumayan juga tertolong karena RD ini terdidri dari beberapa perusahaan yang tentu saja tidak sama naik turunnya harganya. 
Bisa saja ada saham yang naik dan yang lainnya turun. Jadi rata-rata kerugian lumayan mengecil dibanding kalau saham yang dijual.

Bersyukur banget saat anak-anak bayi sudah mempersiapkan dana pendidikan mereka. Beli RD juga tidak perlu dana besar yang penting disiplin aja tiap bulan. 
Saya tidak pernah membayangkan saat anak SMP situasi bisnis seperti 2 tahun belakangan ini. Tidak hanya yang berbisnis bisa mengalami seperti ini, karyawan pun
bisa mengalaminya misalnya tiba-tiba PHK seperti yang terjadi saat ekonomi lesu seperti ini. Jadi sikap berjaga-jaga itu penting bagi kita semua apapun profesinya.
Jangan sampai pendidikan anak terlantar hanya karena kita tidak mempersiapkannya sejak dini.
Oh ya karena sifatnya perencanaan jangka panjang (di atas 5 tahun), saya pilih reksadana saham untuk memaksimalkan return

Beberapa keuntungan beli reksadana:
1. Dana yang dibutuhkan tidak harus besar. Dengan Rp 100 ribu kita sudah bisa membeli reksadana
2. Bisa menyicil tiap bulan dengan autodebet. Salah satu agen penjualan reksadana adalah Bank Mandiri. Syaratnya harus punya tabungan di Bank Mandiri.
    Tinggal datang saja ke bank lalu isi formulir. 
3. Praktis karena ada manajer investasi yang mengelolanya
4. Likuid karena bisa dijual kapan saja dan maksimal 5 hari dana sudah masuk ke rekening kita
5. Laporan tiap bulan


Untuk memilih reksadana yang bagus, informasinya banyak tersebar di internet silahkan googling. Saya biasanya buka web Infovesta. 
Tapi saat kita mau beli reksdana, CS nya Bank Mandiri biasanya akan memberikan list reksadana yang mereka jual.
Kalau tidak punya waktu ke bank, bisa juga beli online. Saya biasanya beli online di PT Danareksa Investment Management tapi mereka hanya jual produk-produk reksadana mereka sendiri. 
Sedangkan Bank Mandiri karena sebagai agen, kita dapat membeli berbagai produk reksadana dari bebrapa perusahaan. 
Masih ada beberapa perusahaan penjual reksadana secara online, antara lain Commonwealth.
Sampai saat ini cukup puas beli di Danareksa Investmwnt Management ini. Sangat praktis semuanya serba online, daftar, beli, jual dan dana masuk ke rekening kita dalam 4-5 hari. Gampang bukan?

Sebenarnya untuk dana pendidikan ini tidak hanya bisa diwujudkan melalui reksadana sih tapi bisa juga dengan instrument lain. Yang penting diperhatikan instrument yang dipilih harus likuid, mudah dicairkan/dijual saat sudah tiba waktunya anak masuk sekolah.








Selasa, 04 Desember 2018

FINANCIAL FREEDOM.....


Financial Freedom menurut Wikipedia adalah keadaan seseorang yang memiliki kekayaan pribadi yang cukup untuk hidup tanpa harus bekerja keras atau bekerja aktif.  Salah satu caranya dengan menciptakan pendapatan pasif (passive income) misalnya memiliki property (rumah atau ruko) untuk disewakan. menyewakan kendaraan, dan lain-lain. Istilah lain adalah uang bekerja untuk anda. Jadi dengan tidak bekerjapun, kita tetap memiliki penghasilan dari passive income tersebut.

Buat saya financial freedom itu ya bebas dari kekuatiran akan materi/uang.  Selalu mensyukuri akan apa yang dimiliki. Kita tidak diperbudak oleh nafsu untuk memiliki banyak harta tetapi selalu bersyukur ketika mendapat berkat dari Tuhan seberapapun itu.  Ketika kita fokus akan mencari materi sebanyak-banyaknya untuk menumpuk kekayaan pribadi maka kita tidak akan pernah puas dan tidak akan pernah ada rasa puas selalu kurang seperti yang dikatakan Pengkotbah  ‘Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia (Pengkotbah 5:10).
Ini bukan berarti kita akan pasrah dengan keadaan kita atau bermalas-malasan. Kita tetap bekerja keras untuk menghidupi diri sendiri atau keluarga tapi bukan lagi UANG yang mendorong kita bekerja tetapi sesuai perintah Tuhan yaitu kita harus bekerja.  Bekerja sendiri atau bekerja pada orang lain.
Arti lain dari financial freedom yang saya yakini adalah kekayaan yang kita miliki murni hasil dari kerja atau karya kita bukan hasil korupsi atau merampok. Jadi menurut saya, koruptor itu belum merasakan financial freedom sekalipun hartanya banyak.
Salah satu syarat financial freedom adalah bebas dari hutang, sehingga kita bisa tidur nyenyak dan tidak dikejar-kejar debt collectorJ

Anda sendiri memaknai financial freedom atau kebebasan keuangan itu seperti apa?