Selasa, 18 Desember 2018

Pentingnya DANA PENDIDIKAN ANAK Disiapkan.


Image result for dana pendidikan


Ceritanya 2 tahun belakangan ini kondisi bisnis lagi lesu, yesss benar-benar lesu. Otomatis menggangu keuangan keluarga. Bersyukur ada dana darurat (soal dana darurat akan dibahas terpisah ya…).
Awal tahun memang bisnis sudah mulai membaik, kerjaan mulai banyak tapi cashflow belum membaik pastinya. Kebetulan tahun ini anak mau masuk SMP dan harus bayar uang pangkal yang lumayan lah.
Bersyukur banget sejak anak-anak bayi, saya sudah beli reksadana khusus untuk dana Pendidikan mereka sampai kuliah. Satu anak, satu reksadana dan beli secara berkala tiap bulan yang langsung di debet dari rekening tiap awal bulan.
Sempat galau juga antara dicairkan atau tidak secara IHSG lagi drop banget harganya bebrapa bulan belakangan. Tapi mau tidak mau harus dijual karena uang masuk SMP sudah harus dibayar
Dijual Sebagian saja sesuai dana yang dibutuhkan untuk masuk SMP.
Saat situasi terpaksa harus jual begini lumayan juga tertolong karena RD ini terdidri dari beberapa perusahaan yang tentu saja tidak sama naik turunnya harganya. 
Bisa saja ada saham yang naik dan yang lainnya turun. Jadi rata-rata kerugian lumayan mengecil dibanding kalau saham yang dijual.

Bersyukur banget saat anak-anak bayi sudah mempersiapkan dana pendidikan mereka. Beli RD juga tidak perlu dana besar yang penting disiplin aja tiap bulan. 
Saya tidak pernah membayangkan saat anak SMP situasi bisnis seperti 2 tahun belakangan ini. Tidak hanya yang berbisnis bisa mengalami seperti ini, karyawan pun
bisa mengalaminya misalnya tiba-tiba PHK seperti yang terjadi saat ekonomi lesu seperti ini. Jadi sikap berjaga-jaga itu penting bagi kita semua apapun profesinya.
Jangan sampai pendidikan anak terlantar hanya karena kita tidak mempersiapkannya sejak dini.
Oh ya karena sifatnya perencanaan jangka panjang (di atas 5 tahun), saya pilih reksadana saham untuk memaksimalkan return

Beberapa keuntungan beli reksadana:
1. Dana yang dibutuhkan tidak harus besar. Dengan Rp 100 ribu kita sudah bisa membeli reksadana
2. Bisa menyicil tiap bulan dengan autodebet. Salah satu agen penjualan reksadana adalah Bank Mandiri. Syaratnya harus punya tabungan di Bank Mandiri.
    Tinggal datang saja ke bank lalu isi formulir. 
3. Praktis karena ada manajer investasi yang mengelolanya
4. Likuid karena bisa dijual kapan saja dan maksimal 5 hari dana sudah masuk ke rekening kita
5. Laporan tiap bulan


Untuk memilih reksadana yang bagus, informasinya banyak tersebar di internet silahkan googling. Saya biasanya buka web Infovesta. 
Tapi saat kita mau beli reksdana, CS nya Bank Mandiri biasanya akan memberikan list reksadana yang mereka jual.
Kalau tidak punya waktu ke bank, bisa juga beli online. Saya biasanya beli online di PT Danareksa Investment Management tapi mereka hanya jual produk-produk reksadana mereka sendiri. 
Sedangkan Bank Mandiri karena sebagai agen, kita dapat membeli berbagai produk reksadana dari bebrapa perusahaan. 
Masih ada beberapa perusahaan penjual reksadana secara online, antara lain Commonwealth.
Sampai saat ini cukup puas beli di Danareksa Investmwnt Management ini. Sangat praktis semuanya serba online, daftar, beli, jual dan dana masuk ke rekening kita dalam 4-5 hari. Gampang bukan?

Sebenarnya untuk dana pendidikan ini tidak hanya bisa diwujudkan melalui reksadana sih tapi bisa juga dengan instrument lain. Yang penting diperhatikan instrument yang dipilih harus likuid, mudah dicairkan/dijual saat sudah tiba waktunya anak masuk sekolah.








Tidak ada komentar:

Posting Komentar